Beranda » Jendela bisnis » Rupiah Hari Ini Melemah 11 Poin

Rupiah Hari Ini Melemah 11 Poin

P Iklan ini diterbitkan pada: 30 Januari 2018 , Kategori:

  • Nomor Iklan: 32027
  • Dilihat: 267 kali

  • U Hubungi Pengiklan
  • Nama:
  • Domisili: ,
  • Lihat semua iklan dari member ini - 9191 iklan
  • Tips: Lakukan transaksi dengan cara bertemu langsung dengan penjual dan mari bersama kita bangun budaya jual-beli yang aman dan sehat
  • Ingat! Hindari membayar dimuka & hati-hati dengan iklan yang tidak realistis.

Deskripsi ] Rupiah Hari Ini Melemah 11 Poin

JAKARTA,  Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, melemah sebesar 11 poin menjadi Rp13.377, Selasa (30/1). Rupiah sebelumnya berada pada posisi Rp13.366 per dolar Amerika Serikat (AS).

Dolar AS cenderung mulai menguat menyusul sebagian pelaku pasar uang melakukan aksi ambil untung terhadap mata uang negara berkembang yang telah menguat sebelumnya, termasuk rupiah.

Analis Monex Investindo Futures Putu Agus di Jakarta, menambahkan bahwa perhatian sebagian pelaku pasar uang juga mulai beralih ke rapat kebijakan moneter Bank Sentral AS atau The Fed dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada pekan ini.

“Investor menantikan kebijakan moneter The Fed di masa jabatan Janet Yellen, selanjutnya akan digantikan oleh Jerome Powell pada awal Februari nanti. Yellen diperkirakan akan kembali menunjukkan sikap optimis suku bunga akan naik sebanyak tiga kali di tahun ini. Kondisi itu akan mendorong dolar AS menguat,” katanya.

Selain itu,, tertahannya pergerakan harga minyak mentah dunia juga turut mempengaruhi pergerakan mata uang berbasis komoditaas, seperti rupiah.

Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Selasa (30/1) pagi ini turun 0,59 persen menjadi 65,17 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude melemah 0,39 persen ke 69,19 dolar AS per barel.

Sementara itu,ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail menambahkan bahwa dolar AS menguat seiring antisipasi investor terhadat rapat FOMC pekan ini kemungkinan akan menaikan tingkat suku bunga acuan AS.

“Hal tersebut menjadi faktor yang mendorong kenaikan dolar AS,” kata Ahmad mikail.

(SM Network)

? Tags Wilayah: ,,,
Perhatian! www.iklansuaramerdeka.com selaku penyedia layanan situs pasang iklan baris tidak bertanggung jawab terhadap isi iklan. Harap berhati-hati dan bijaksana dalam menanggapi iklan yang menyesatkan. Segala materi/content iklan maupun banner iklan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemasang iklan tersebut.

r Berita Terkait Rupiah Hari Ini Melemah 11 Poin

Penjualan Ritel Daihatsu Naik

P 1 Juli 2019 U ? ,

JAKARTA – Daihatsu mencatatkan penjualan total ritel pada bulan Mei 2019 sebanyak 17.486 unit, naik sekitar 32 persen dibandingkan dengan April lalu 13.216 unit. Marketing... Selengkapnya)

Kebangkitan Kembali Bitcoin dan Kehadiran Libra

P 1 Juli 2019 U ? ,

PEMERINTAH telah mengeluarkan peraturan resmi mengenai cryptocurrency, Februari lalu. Hal itu dianggap sebagai peluang untuk mengembangkan pasar bitcoin di Indonesia. Dalam waktu dekat, Indonesia akan... Selengkapnya)

Inflasi hingga Akhir Juni Sebesar 3,21 Persen

P 29 Juni 2019 U ? ,

JAKARTA – Bank Indonesia (BI), menyatakan laju inflasi hingga pengujung Juni 2019 berada di kisaran 0,45% secara bulanan atau 3,21% secara tahunan. Laju inflasi tersebut,... Selengkapnya)

RUPS Smartfren Setujui Laporan Keuangan

P 29 Juni 2019 U ? ,

JAKARTA – Para pemegang saham menyetujui hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Smartfren Telecom Tbk dan mengesahkan laporan direksi perseroan mengenai jalannya usaha... Selengkapnya)

Sepuluh Bulan Terakhir Peternak Ayam Merugi

P 27 Juni 2019 U ? ,

SEMARANG– Peternak di Jateng merugi dalam 10 bulan terakhir akibat harga ayam anjlok karena kelebihan stok. Untuk mengurangi stok, peternak di sejumlah daerah membagikan ayam... Selengkapnya)