Isak Tangis Keluarga Saat Jenazah Bripka Arya Supena yang Ditembak Curanmor Dimakamkan – Metro – Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti prosesi pemakaman Bripka Anumerta Arya Supena, S.H., anggota Dit Intelkam Polda Lampung yang gugur saat bertugas. Ratusan pelayat, keluarga, dan rekan sejawat melepas kepergian pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas mulia, Sabtu (9/5/2026) sore.
Isak tangis keluarga pecah saat jenazah almarhum yang telah dibungkus kain putih diturunkan ke liang lahat di TPU Mulyo Sati, Metro Barat, Kota Metro, Lampung. Di tengah upacara pemakaman yang khidmat, iringan tembakan salvo bergema sebagai penghormatan bonus new member 100 tertinggi institusi Polri kepada almarhum .
Gugur saat Gagalkan Aksi Curanmor
Bripka Arya Supena (34) merupakan anggota Dit Intelkam Polda Lampung yang gugur setelah ditembak oleh dua komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu pagi (9/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB .
Saat itu, almarhum sedang dalam perjalanan dinas menggunakan sepeda motor. Ia memergoki dua pria yang tenga h berusaha situs slot gacor merusak kunci stang sepeda motor milik warga berinisial NM di depan Toko Yuzi Akmal .
Tanpa rasa takut, Bripka Arya langsung berusaha menegur dan menghentikan aksi kejahatan tersebut. Namun, para pelaku yang tidak terima memberikan perlawanan. Salah satu pelaku melepaskan tembakan jarak dekat dari senjata api yang mengenai kepala bagian kanan almarhum dan tembus ke sisi kiri .
Perjuangan Mempertahankan Nyawa
Setelah kejadian, almarhum langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan pertolongan medis intensif. Sayangnya, tim dokter tidak dapat menyelamatkan nyawa Bripka Arya Supena karena luka tembak yang kritis .
Saat kejadian, berdasarkan rekaman CCTV, sempat terjadi duel fisik antara almarhum dengan kedua pelaku sebelum akhirnya almarhum tersungkur. Kedua pelaku langsung melarikan diri dan diduga masih diburu oleh tim gabungan Polda Lampung hingga saat ini .
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan mahjong almarhum, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Pangkat almarhum dinaikkan dari Brigadir Polisi (Brigpol) menjadi ernama Jovita serta dua orang anak yang masih kecil. Kepergian almarhum meninggalkan luka mendalam bagi keluarga kecilnya yang kini ditinggalkan untuk selamanya .
Upacara Pemakaman Kedinasan
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, bersama Wakapolda dan sejumlah Pejabat Utama Polda Lampung hadir langsung dalam upacara penghormatan terakhir secara kedinasan yang digelar di rumah duka .
Upacara pemakaman berlangsung khidmat dengan inspektur upacara Direktur Intelkam Polda Lampung. Prosesi ditandai dengan pelepasan jenazah dari rumah duka, iringan pasukan kehormatan, hingga tembakan salvo yang membuat isak tangis semakin pecah .
Pengejaran Pelaku
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menyatakan bahwa tim gabungan tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku penembakan yang masih buron. Penyidik juga terus mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian .
“Polda Lampung kehilangan salah satu putra terbaiknya. Almarhum adalah teladan bagi kita semua, yang tidak ragu sbobet mempertaruhkan nyawa demi menjalankan tugas dan melindungi hak masyarakat. Kami pastikan tim gabungan akan menangkap pelaku,” tegas Kabid Humas .
Doa dan Harapan
Seluruh keluarga besar Polri mendoakan agar almarhum Bripka Anumerta Arya Supena mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Mereka juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini .
Kepergian Bripka Arya Supena menjadi pengingat bagi kita semua akan risiko tinggi yang dihadapi aparat kepolisian setiap hari dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat. Pengorbanan almarhum akan selalu dikenang sebagai bukti nyata dedikasi seorang Bhayangkara sejati.
